Article

Rodent Control

Rodent Control adalah program pengendalian hama tikus secara terpadu dengan memperhatikan karakteristik tikus antara lain ; Jenis, Habitat, Kebiasaan hidup dan faktor adaptasi dari tikus. Sehingga resiko kegagalan dalam proses pengendalian dapat dihindarkan. 

Secara umum tikus terbagi beberapa jenis yaitu : Tikus Wirok (Bandicota Indica), Tikus got (Rattus norvegicus), Tikus atap (Rattus rattus), Tikus Nying - nying (Mus musculus) dan Celurut (Suncus murinus).

Tikus sukses beradaptasi dan hidup berdampingan dengan manusia, Sehingga sasaran pengendalian hama tikus di Sektor Property perkotaan yaitu : Rumah Tinggal, Apartement, Hotel, Restaurant, Supermarket, Perkantoran, Rumah Sakit, Gudang makanan, Transportasi, Industri dan lain sebagainya.

Integrated Pest Management (IPM) hama tikus terbagi 2 (yaitu) :
  1. Tepat Sasaran yaitu tepat dalam analisa Populasi, Jenis, Habitat, Siklus hidup dan karakteristik tikus.
  2. Tepat Guna yaitu tepat dalam menentukan Waktu pengendalian, Jenis metode, Jenis rodentisida dan konsentrasi yang telah distandarkan badan resmi pemerintah (Kompes) dan dunia (Who).
Pengendalian Hama Tikus dengan metode yang Inovatif yaitu mengendalikan dan membasmi tikus kebal umpan dan perangkap.
  1. Baiting System : Penempatan umpan dialur maupun sarang tikus menggunakan perpaduan makanan kesukaan tikus antara lain Biji - bijian, Sereal dan Tepung ikan dengan Rodentisida antikoagulan dan akut.
  2. Traping System : Hanya bila diperlukan ditempat yang sensitive terhadap umpan berupa Lem beralas (Glue Trap) dan Jebakan Massal (Mass Trap).
Kunjungan Treatment dapat dilakukan 1 (satu) kali / bulan ditambah Quality Control Pasca Threatment untuk Evalusi dan meningkatkan mutu pekerjaan.

PT. JAYA PESTINDO UTAMA memberikan jaminan apabila masih terdapat Infestasi hama akan di Re-Threatment ditempat yang dikeluhkan tanpa biaya.

TARGET TREATMENT :
  • Populasi terkendali dalam waktu cepat.
  • Efektif untuk semua jenis tikus
  • Tidak mebuat tikus jera umpan (Toxicant deterrent) dan curiga (Neophobia).
  • Treatment bisa dilaksanakan setiap waktutanpa menggangu aktifitas.
  • Tidak menimbulkan dampak pencemaran akibat bangkai tikus.